Malam Minggu dan Semangkuk Bakso.
Hujan masih terlalu lebat untuk dihadapi. Walaupun hanya gerimis sedang, tapi cukup untuk melahirkan virus dan bakteri penyebab flu untuk kadar manusia seperti Jihan. Jihan gadis berperawakan tinggi besar yang mala mini mengajakku keluar untuk mencari suasana yang sedikit berbeda. Kami sebenarnya sudah lama juga tidak keluar bareng. Biasanya dia keluar dengan pasangannya, tapi entah ada angin ribut apa, dia mengajakku keluar malam ini. “Malam ini kau temani aku keluar,” begitu katanya. Image : www.wafertango.com Seperti biasa, aku langsung mengiyakan ajakannya. “Ok, sip, jemput,” jawabku singkat padat nan jelas tanpa bertanya kemana dan untuk apa. Tepat pukul 09.00, dia menjemputku. Dari jauh sudah terdengar suara motor saktinya yang meraung-raung. Dia memang seorang perempuan namun perkasa. Maklum saja, temannya lelaki semua termasuk aku. Tentang teman perempuan, hanya satu dua saja. sesaat kemudian ia dan motornya berdiri tepat di depan serambi rumahku. ...