Posts

Showing posts from September, 2014

Cantik Itu...

Image
fehchinshiau.blogspot.com Terima kasih karena masih menanti tulisan saya. Saya hari ini tidak akan menulis tentang cinta-cintaan. Juga bukan perpolitikan. Bukan juga umpatan. Hari ini saya ingin sedikit berbicara, eh maksudnya menulis tentang kita. Ya, tentang laki-laki dan perempuan. Tentang bagaimana kita memandang lawan jenis. Tentang apa yang kita inginkan dari lawan jenis kita. Tentang bagaimana seharusnya kita memilih pasangan. Tentunya pembaca akan bertanya-tanya, bagaimana sih pasangan yang cocok untuk kita? Karena sudah banyak sahabat saya yang terindikasi memiliki penyakit “single”. Sejauh yang saya tahu, belum ada obatnya. Barangkali sahabat-sahabat saya ini terlalu pemilih. Atau bahkan karena sebuah stigma negatif, ia mundur dari pencarian pasangannya.             Saya perlu garis bawahi ini bukan tentang cinta, tapi ini masalah selera. Anda boleh percaya atau tidak. Tapi buktikan saja kalau saya tidak berbohong. Ya, hari ini saya dan beberapa teman lainnya mendap

Dilema Setelah Ospek

Image
EDSA's Doc Setelah kamu lulus di bangku kuliah, akan ada biaya-biaya yang “seperti” tidak terduga setelah beberapa hari kamu mengikuti OSPEK. Sama seperti halnya  ketika menjelang bulan Ramadhan, bagi kita-kita yang masih sekolah ataupun kuliah bahkan yang sudah berkeluarga, tentunya selalu mengadakan buka puasa bersama. Begitu juga teman-teman mahasiswa baru akan ada kegiatan-kegiatan yang akan sangat menguras isi dompet. Beberapa kegiatan tersebut adalah sebagai  berikut: 1. Peusijuk  Himpunan Jurusan ataupun fakultas. Peusijuk  yang diadakan oleh Himpunan Jurusan ataupun fakultas adalah kegiatan yang rutin dan “wajib” untuk di ikuti oleh setiap mahasiswa baru. Acara ini dimaksudkan untuk mentasbihkan kamu para mahasiswa baru untuk masuk ke “keluarga” baru sesuai dengan jurusan ataupun fakultas masing-masing. Harga yang dipatok oleh pihak penyelenggara sangat bervariasi. Mulai dari Rp 50.000,- hingga Rp 100.000,-. Tergantung pada fasilitas yang mereka sediakan. Untuk yan

Kuburan Ta Peugala

Image
             Source Image :  theglobejournal.com Suasana di ruang tengah masih tegang. Semua keluarga yang berkumpul angkat bicara. Tidak ada seorang pun yang ingin mengalah dan ikut pada keputusaan bersama. Semuanya mengeluarkan ide-ide gila. Tidak logis, bahkan bisa dikatakan durhaka. Tiba-tiba, seluruh ruangan dikejutkan dengan suara tamparan kayu meja. “Plaakkk!” Suaranya setidaknya bisa mendiamkan suasana yang bak hiruk pikuk pasar pagi. “Kita berkumpul di ruangan ini tujuannya hanya satu. Membicarakan hal yang penting dan kita keluar dengan sebuah hasil,” Marzuki mengangkat suara. “Hasil yang bagaimana? jika kita di sini saling hujat, cerca dan hina. Sudah satu setengah jam kita saling menuding, menaruh curiga dan membalas hina,” balas Amin. “Baiklah, semuanya tenang. Kita kembali ke permasalahan awal. Kita berkumpul di sini untuk membicarakan tentang kebangkrutan perusahaan keluarga kita. Dan di sini kita perlu solusi. Apa yang harus kita perbuat untuk menyelamatkan